Tampilkan postingan dengan label Jenis-jenis-Bisa-Ular. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis-jenis-Bisa-Ular. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Agustus 2013

T-REC semarang-komunitas-reptil-semarang-Jenis-jenis-Bisa-Ular





T-REC semarang-komunitas-reptil-semarang-Jenis-jenis-Bisa-Ular




Jenis-jenis Bisa Ular


  • Bisa Miotoksin
Bisa jenis ini menyebabkan otot-otot di tubuh kamu terasa kaku yang dapat lama-kelamaan dapat berakibat hancurnya otot-otot tubuh.
 Jika keadaan tersebut dibiarkan tanpa tertangani maka darah akan dipenuhi oleh protein-protein otot, dan ginjal akan berusaha keras untuk memfilternya, selanjutnya gagal ginjal akan terjadi yang ditandai dengan warna urin yang gelap akibat penguraian otot menjadi protein-protein. Contoh ular yang memiliki bisa jenis miotoksin adalah ular ‘bothrops moojeni’ yang biasa disebut Brazilian lancehead snake.
sumber :





T-REC semarang-komunitas-reptil-semarang-Jenis-jenis-Bisa-Ular





T-REC semarang-komunitas-reptil-semarang-Jenis-jenis-Bisa-Ular




Jenis-jenis Bisa Ular



  • Bisa Sitotoksin
Bisa jenis ini mengakibatkan hancurnya sel-sel tubuh.
 Gejala yang ditimbulkan biasanya bersifat lokal di sekitar area gigitan ular yang kemudian merambat ke bagian-bagian tubuh yang lain.
Rasa sakit dari gigitan ular yang mengandung bisa sitotoksin biasanya dirasakan setelah 10-15 menit setelah gigitan terjadi dan biasanya disertai oleh bengkak dan perdarahan di sekitar area gigitan.
 Ada tanda biru atau hitam pada area gigitan sebagai tanda sirkulasi darah yang terganggu akibat sel-sel darah serta jaringan yang rusak. Jika lama gigitan tidak ditangani, sekitar 4 jam, maka bagian tubuh yang digigit dapat diamputasi. Contoh ular yang mengandung bisa jenis sitotoksin adalah ular Kobra India, kombinasinya dengan neurotoksin membuat Kobra India menjadi salah satu jenis ular paling mematikan di dunia.
sumber :